Kamis, 14 Juli 2011

Mengenal Tipe Sahabat Ibarat Lomba Lari

Mengenal Tipe Sahabat Ibarat Lomba Lari

Berbicara mengenai kehidupan, maka tidak akan terlepaskan dari pembahasan mengenai orang-orang yang kita temui dan berinteraksi dengannya. Ada orang yang baru kita kenal, ada orang yang hanya sekadar kebetulan bertemu, ada teman sekolah, rekan kerja bahkan ada sekelompok orang yang sudah kita persepsikan sebagai sahabat. Persepsi itu terbentuk entah karena kita sudah merasa cocok dengannya, entah karena pernah ada kebaikan dan pengertian darinya atau entah karena faktor lainnya.
Namun, jika kita coba telaah lebih dalam, tidak jarang pula kita mendengar dan mengalami kondisi dimana orang-orang yang terkadang sudah kita golongkan sahabatlah yang justru membuat hati kita sempat sedih, kepala kita sempat tergeleng-geleng bahkan logika kita tak pernah bisa menerima perbuatan dan perlakuannya. Menghadapi kondisi yang demikian, maka janganlah kita bersedih dan putus asa, jangan pula kita merasa menyesal pernah bersahabat dengan mereka. Tetaplah positif dan bertahanlah dengan keihklasan, bahwa semua itu tentu sudah ada jalan yang mengaturnya. Karena ternyata, sahabat itu pun ada jenisnya dan dapat digolongkan menjadi beberapa golongan.
Saya mengingatnya dengan istilah "Tipe Sahabat Ibarat Lomba Lari", dimana kita mengenal beberapa jenis lomba lari seperti berikut ini:
1. Sahabat tipe Lari Sprint 100 Meter.
Sesuatu yang berlangsung sangat cepat, memerlukan energi sesaat yang luar biasa pengaruhnya serta cepat pula usai dan jelas siapa juaranya. Sahabat jenis begini, biasanya datang dan pergi ibarat kilat, cepat dan gampang pula menghilangnya. Kita terkesima dengan intensitas hubungan yang dilakukannya, tetapi rupanya hanya untuk sekejap, ketika kita sedang bersemangat maka di saat itu pulalah dia menghilang dan tak jelas rimbanya.
2. Sahabat tipe Lari Maraton 10K Durasinya lumayan panjang meskipun tetap saja ada batas waktu yang tidak terlalu lama. secara perlahan tapi pasti energi berhubungan itu menaik dan semakin cepat, dengan irama dan dinamika yang kurang lebih sama alias monoton, akhirnya harus sampai juga ke garis finish dan belum tentu akan bisa terulang lagi momen yang sama dimasa mendatang. Entah karena monoton atau jarak yang masih belum cukup panjang, hubungan itu dapat hilang di tengah jalan.
3. Sahabat Lari Estafet
Hanya membutuhkan atau dibutuhkan saat tertentu dan pada jalur dan periode tertentu pula. Setelah itu, orang lainlah yang akan melanjutkan jalinan hubungan tersebut, entah akan sampai atau tidak, tak bisa dikontrol lagi apakah tetap dijalur atau sudah keluar, yang pasti saya hanya membutuhkan dan dibutuhkan ini sedangkan dia hanya membutuhkan dan dibutuhkan itu. Sahabat seperti ini, hanya akan nongol saat ada kesenangan dan akan pergi saat ada kesusahan atau keprihatinan.
4. Sahabat Lari Triatron Disinilah mungkin yang namanya ujian persahabatan teruji dan dijalani, ada masanya berjalan di daratan dan ada masanya berjalan di air. Ada waktu dimana harus kencang tapi ada masa juga dimana harus diperlambat. Dinamika dalam suka dan duka pun dilewati untuk satu tujuan yaitu sebuah perjalanan dan perjuangan sejati. Tidak hanya mau ikut disaat senang, tetapi juga akan berhamburan dimasa sulit. Berkering-keringan ria atau berbasah-basah ria, semuanya dilalui dengan senang hati. Dimanakah tipe Anda sebagai seorang sahabat & dimana pula tipe orang-orang yang Anda anggap sahabat?.

Salam Positif,
Walneg S. Jas-
Motivator Keluarga Indonesia

sumber Klik Disini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Template by : kendhin x-template.blogspot.com