Jumat, 24 Juni 2011

KODE PROGRAM SIARAN TELEVISI

KODE PROGRAM SIARAN TELEVISI

Setiap melihat acara di televisi, terkadang ada tulisan di layar tentang kode-kode tertentu yang mana memiliki arti. Kode-kode tersebut erat kaitannya dengan bentuk program yang ditayangkan oleh telivisi itu sendiri.
Bentuk program dapat diartikan sebagai suatu pendekatan yang digunakan untuk menyampaikan informasi atau isi program kepada pemirsa (audience). Bentuk program yang digunakan untuk menayangkan program video dan televisi sangat beragam yaitu:
1. Drama
Inti dari sebuah program video dan televisi bebentuk drama adalah adanya konflik dari orang – orang yang terlibat (pelaku) di dalamnya. Program berbentuk drama biasanya dimulai dengan mengenalkan karakter dari orang – orang yang terlibat di dalamnya yang kemudian diikuti dengan konflik yang dibangun secara dramatik yang melibatkan para pelaku tersebut. Konflik ini biasanya diselesaikan pada akhir cerita. Penyelesaian konflik pada akhir cerita dapat berupa happy ending atau sebaliknya.
2. Dokumenter
Dokumenter adalah program yang bercerita tentang suatu peristiwa yang telah berlangsung sebelumnya. Contoh film dokudrama yang kita kenal adalah Pengkhianatan G-30S PKI yang digarap oleh sutradara Arifin C. Noer, Pearl Harbour karya Jerry Bruckheimer dan JFK yang ditulis dan disutradarai oleh Oliver Stone. Film tersebut merupakan contoh – contoh film yang dikemas dengan menggunakan bentuk dokumenter.
3. Talk Show
Program talk show adalah program yang menampilkan pembicara, biasanya lebih dari satu orang, untuk membahas suatu thema atau topik tertentu. Program dengan format talk show biasanya dipandu oleh seorang moderator. Agar program talk show dapat menarik perhatian audience maka pembicara yang terlibat di dalam program harus memiliki latar belakang yang berlainan, pro dan kontra, terhadap topik yang dibahas.
4. Demo
Contoh program berbentuk demo adalah program masak memasak atau membuat kue dan tip otomotif. Program demo biasanya membahas resep atau cara yang dipraktekan secara procedural – tahap demi tahap. Melalui program berbentuk demo, pemirsa dapat mempelajari dan menerapkan suatu keterampilan (skill).
5. Musikal
Program musikal merupakan program yang menampilkan acara musik dan tarian sebagai hiburan. Tentunya Anda sering melihat program musikal yang ditayangkan di stasiun televisi. Banyak kemasan program yang digunakan oleh produser televisi untuk menayangkan program musikal. MTV program misalnya selalu menayangkan klip-klip video musik dari penyanyi terkenal untuk pemirsa kaum muda.
6. Quiz
Bentuk program lain yaitu quiz. Saat ini kita dapat melihat banyak sekali program TV yang berbentuk quiz. Program berbentuk quiz biasanya berisi tantangan yang melibatkan pesertanya atau bahkan pemirsa untuk menjawab tantangan tersebut. Peserta yang berhasil menjawab tantangan akan memperoleh reward (hadiah) sebagai imbalan. Contoh program berbentuk quiz yang sangat dikenal yaitu Berpacu dalam melodi yang mengharuskan kontestan atau peserta menebak judul atau pencipta sebuah lagu berdasarkan penggalan nada yang dimainkan. Sekarang ini banyak quiz interaktif yang memeneri kesempatan audience terlibat langsung dengan program yang ditayangkan.
7. Features
Features merupakan program yang berisi segmen-segmen yang dikemas dalam bentuk penyajian yang bervariasi. Sebuah program berbentuk features biasanya membahas suatu topik yang menarik dengan menggunakan beberapa bentuk penyajian atau pendekatan program.
Itulah adalah beberapa contoh bentuk program televisi, dan yang menjadi sebuah pertanyaan, program yang mana yang layak ditonton, terlebih di tonton untuk anak-anak. KPI melalui Peraturan Komisi Penyiaran Indoensia Nomor 02 Tahun 2007 Tentang Pedoman Perilaku Penyiaran dalam Pasal 11 telah menentukan penggolongan klasifikasi tayangan Televisi.
Klasifikasi tayangan tersebut adalah sebagai berikut :
a. Klasifikasi A: Tayangan untuk Anak, yakni khalayak berusia di bawah 12 tahun;
b. Klasifikasi R: Tayangan untuk Remaja, yakni khalayak berusia 12-18 tahun;
c. Klasifikasi D: Tayangan untuk Dewasa; dan
d. Klasifikasi SU: Tayangan untuk Semua Umur.

Untuk memudahkan penonton mengidentifikasi, informasi penggolongan program isi siaran ini harus terlihat di layar televisi di sepanjang acara berlangsung. Secara khusus atas program isi siaran yang berklasifikasi Anak dan/atau Remaja, lembaga penyiaran dapat memberi peringatan dan himbauan tambahan bahwa materi program isi siaran klasifikasi Anak dan/atau Remaja perlu mendapatkan arahan dan bimbingan orangtua.
Peringatan atau himbauan tambahan tersebut berbentuk kode huruf BO (Bimbingan Orangtua) ditambahkan berdampingan dengan kode huruf A untuk klasifikasi Anak, dan/atau R untuk klasifikasi Remaja. Kode huruf BO tidak berdiri sendiri sebagai sebuah klasifikasi penggolongan program isi siaran, namun harus bersama-sama dengan klasifikasi A dan R. Jadi ketika di layar televisi ada kode R-BO itu maksudnya untuk Tayangan Remaja yang perlu Bimbingan Orang Tua.

Itulah cara mengetahui tayangan yang cocok untuk keluarga. Dengan menyeleksi tontonan yang tepat untuk anak kita pada khususnya setidaknya kita mencegahnya untuk melihat tayangan yang tidak bermanfaat. Bahkan menghidarkan mereka dari pendidikan yang tidak baik.

2 komentar:

  1. Terimakasih infonya dan sangat bermanfaat bung.

    BalasHapus
  2. Thanks mas bro ....
    Infonya bermanfaat banget ...

    BalasHapus

Template by : kendhin x-template.blogspot.com