Senin, 14 Februari 2011

TIPS PENGELOLAAN KEUANGAN DALAM KELUARGA

Masalah kekuangan dalam keluarga adalah masalah yang di hadapi semua orang baik yang sudah menikah ataupun yang masih bujangan. Banyak orang yang terlihat hidupnya enak, tetapi ternyata banyak utangnya dimana-mana. Masalah keuangan bukan masalah banyak atau tidaknya tetapi bagaimana cara pengeloaannya, sehingga bisa bertahan dari awal bulan sampai akhir bulan, pepatah bilang soal uang. " Banyak Juga Bisa Kurang, Yang Sedikit Juga Bisa Cukup". Jadi berdasarkan pepatah itu tergantung dari bagaimana cara pengelolaannya. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa di gunakan untuk mengelola keuangan dalam rumah tangga, yaitu sebagai berikut:

  1. Utamakan Kebutuhan Pokok;

    Pikirkan dengan masak-masak, apakah barang yang akan dibeli memang benar-benar penting. Kalau tidak penting kesampingkan dulu kebutuhan yang tidak utama dan tidak mendesak, Pangkas semua kebutuhan yang tidak perlu, utamakan untuk kebutuhan pokok. Yaitu kebutuhan rumah tangga, sekolah anak, bayar listrik dan Air.

  2. Alokasikan Uang Belanja;

    Maksudnya, kita harus tahu berapa jumlah pengeluaran yang akan kita bayar. Dari pendapatan yang ada, harus sudah di alokasikan jumlahnya untuk kebutuhan yang sudah kita tentukan dari awwal tersebut.

  3. Saat Berbelanja Selalu Utamakan Fungsi;

    Tidak ada artinya membeli barang mahal kalau manfaatnya sama dengan harga yang murah. Misalnya kalau hanya untuk menonton TV, tidak harus membeli TV Plasma yang harganya mahal, cukup membeli TV yang penting bisa menonton;

  4. Buat Prioritas;

    Walaupun kebutuhan pokok itu banyak, tetapi harus kita buat prioroitas, mana yang harus di dahulukan dan mana yang bisa di tunda. Keluarkan jika memang itu bener-bener harus dilakukan dan tidak bisa ditunda lagi;

  5. Cari Alternatif Belanja Yang Murah;

    Dengan banyaknya toko/swalayan dan beraneka ragam produk/ barang, semakin terjadi persaingan mengenai harga jual. Manfaatkan kesempatan itu untuk mencari barang dan jasa dengan harga yang lebih murah. Jangan merasa gengsi untuk menawar dan membeli barang yang murah;

  6. Jangan Memaksakan diri untuk membeli barang yang memerlukan perawatan dengan biaya tinggi;

    Kalau membeli mobil harus dipikirkan biaya perawatannya. Jangan sampai membeli mobil tetapi di kemudian hari kebingungan untuk mengurus biaya BBM, perawatannya.

  7. Jangan Tergoda Iklan;

    Jika melihat iklan, produk dan jasa yang ditawarkan begitu bagusnya, sehingga menarik orang. Gunakan akal sehat, perlu atau tidak akan barang yang di tawarkan dalam iklan tersebut. Beli lah barang sesuai dengan kebutuhan, sebelum membeli cobalah cari pembading atas produk/jasa yang sama jenisnya dengan apa yang ada di iklan, bisa jadi iklan yang ada adalah sebuah "kebohongan" dalam ilmu pemasaran;

  8. Ajarkan Anak-anak Untuk Berhemat;

    Biasanya ini untuk anak-anak adalah membeli jajan dan mainan. Yang perlu kita lakukan bukanya melarang, tetapi mengatur waktunya dan mempertimbangkan harganya. Carilah mainan yang harganya terjangkau dan membelikan jajan yang sehat dan bergizi.

    Kalo menolak untuk membelikan mainan/jajan kepada anak, haruslah kita memberikan alasannya;

  9. Musyawarahkan dengan pasangan

    Ketika membeli barang lebih baik di musyawarahkan dengan pasangan. Jangan sampai ketika barang sudah dibeli, pasangan kita menganggap barang tersebut tidak perlu padahal sudah di beli dengan harga tinggi;

  10. Jangan Biasakan Berhutang;.

    Kalau sekarang kita melihat begitu banyak tawaran dengan pembuatan kartu kredit. Ataupun pembelkian Barang rumah tangga dengan cara kredit. Ketika mengambil kredit perlu beberapa hal yang harus kita perhatikan, yaitu diantaranya : Kesatu, pertimbangkan kebutuhan keluarga, apakah perlu dan mendesak barang tersebut, Kedua, perhatikan cicilan tiap bulannya, jangan sampai diawal terasa ringan namun kedepan menjadi beban yang sangat memberatkan. Ketiga. Ketahuilah risiko hukumnya, karena di pembelian tertentu dengan cara kredit, apabila kita telat membayar angsuran akan mengakibatkan barang kita di tarik dari pihak kreditur. Padahal angsuran tinggal beberapa bulan lagi,

Pepatah dulu mengatakan " hemat pangkal kaya". Pengertian hemat seolah-olah keraah Pelit. namun hemat disini harus diartikan dengan membelanjakan keuangan sebagaimana kebutuhan. Jadi Kalau Mau Kaya, Kelolalah Keuanganmu Dengan Baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Template by : kendhin x-template.blogspot.com